

Fisika itu Sulit! Keluhan semacam ini seringkali disampaikan siswa ketika mempelajari Fisika. Dan biasanya ungkapan ini selaras dengan hasil tes siswa tersebut 😥 Bagaimana caranya kita dapat membantu siswa - siswa ini? 😇
Keluhan semacam ini pernah dan sering penulis hadapi ketika menjadi praktisi pendidikan. Untunglah dulu ketika masih sekolah penulis adalah termasuk kategori "siswa bermasalah" sejenis ini 😝. Ada suatu masa di mana penulis mengalami kesulitan belajar Fisika 😵. Sehingga bisa merasakan dan membayangkan hal yang dialami siswa- siswa yang tengah menghadapi kesulitan ini 😎.
Menyikapi hal ini ketika menjadi praktisi pendidikan, penulis mencoba untuk menganalisa dan membuat diagnosa kesulitan siswa ketika belajar fisika.
Penulis mengidentifikasi setidaknya ada 7 hal yang menjadi penyebab kesulitan siswa dalam belajar. Berikut adalah titik- titik diagnostik yang penulis temukan sebagai penyebab kesulitan siswa dalam menyelesaikan soal- soal fisika.

Sejak tahun 1975 penerbit Pradnya Paramita menerbitkan kembali novel ini dengan menggunakan Bahasa Indonesia Ejaan Baru (EYD). Disamping perubahan ejaan , penerbit ini juga mengubah ukuran bukunya. Jika sebelumnya ukurannya 18cm x 13cm, sekarang menjadi 21cm x 13,5cm.
Pada terbitan awal desain gambar covernya cukup sederhana, namun belakangan pada beberapa judul desainnya menjadi lebih realistis.
Ketika seorang guru selesai melakukan sebuah penilaian harian, biasanya dari keseluruhan peserta didik ada sebagian yang belum memenuhi KKM.
Pelaksanaan kegiatan remidial dan pengayaan ini perlu dilakukan pengarsipan oleh guru sebagai salah satu bukti fisik yang mungkin akan diperlukan di kemudian hari.
Pada awal Maret tahun lalu ada wacana dari menteri perekonomian untuk mengimpor beras sebanyak 1 - 1,5 juta ton . Katanya Indonesia negara agraris, kok masih impor beras ya? 😬
Sekedar ingin tahu penulis mencoba membuat sebuah hitungan matematis sederhana untuk memperkirakan berapakah jumlah beras yang diperlukan untuk menghidupi seluruh rakyat Indonesia selama 1 tahun.