Selasa, 23 Juli 2019

CHILDREN LEARN WHAT THEY LIVE

Ada yang menganggap anak - anak adalah malaikat kecil yang lucu dan manis yang membawa kebahagiaan, namun ada pula yang berpikir bahwa anak - anak adalah biang masalah yang menjengkelkan dan membawa kerumitan. 

Ada yang berpikir bahwa anak - anak haruslah dididik dengan keras akan nilai - nilai hidup yang baik agar dapat bermanfaat bagi sesama, namun ada juga yang berpikir bahwa seorang anak tidak boleh dikekang melainkan harus diberi kebebasan yang lebih agar dapat mandiri dan bertahan hidup.

Terlepas dari pertentangan pandangan tersebut, saya yakin bahwa kita semua sepakat bahwa anak - anak dan siswa siswi kita adalah generasi penerus yang akan membentuk masa depan.

Bertepatan dengan HARI ANAK SEDUNIA ini, mungkin ada baiknya kita sejenak melakukan refleksi tentang anak - anak atau siswa siswi kita melalui tulisan yang dibuat oleh Dorothy Law Nolte.

Children Learn What They Live
by Dorothy Law Nolte, Ph.D.

If children live with criticism, they learn to condemn.
If children live with hostility, they learn to fight.
If children live with fear, they learn to be apprehensive.
If children live with pity, they learn to feel sorry for themselves.
If children live with ridicule, they learn to feel shy.
If children live with jealousy, they learn to feel envy.
If children live with shame, they learn to feel guilty.
If children live with encouragement, they learn confidence.
If children live with tolerance, they learn patience.
If children live with praise, they learn appreciation.
If children live with acceptance, they learn to love.
If children live with approval, they learn to like themselves.
If children live with recognition, they learn it is good to have a goal.
If children live with sharing, they learn generosity.
If children live with honesty, they learn truthfulness.
If children live with fairness, they learn justice.
If children live with kindness and consideration, they learn respect.
If children live with security, they learn to have faith in themselves and in those about them.
If children live with friendliness, they learn the world is a nice place in which to live.

Copyright © 1972 by Dorothy Law Nolte

Kamis, 02 Mei 2019

ANNE SULLIVAN GURU INSPIRATIF YANG PANTANG MENYERAH

Hellen Keller dan Anne Sullivan
Jika membaca kisah Hellen Keller, maka nama Anne Sullivan tidak bisa dilepas dari cerita tersebut. 

Ia adalah guru dari Hellen Keller. Konon berkat ketekunan Anne Sullivan, Hellen Keller kecil yang saat itu frustasi karena mengalami kesulitan berkomunikasi karena cacat buta dan tuli dapat diajarkan tentang kehidupan yang baik sehingga di masa dewasanya mampu menjadi seorang penulis, aktivis politik dan dosen sekaligus menjadi pemenang dari Honorary University Degrees Women's Hall of Fame, The Presidential Medal of Freedom, The Lions Humanitarian Award.


Siapakah Anne Sullivan? Kenapa ia mampu bersabar dan bertahan menghadapi Hellen Keller kecil yang buta dan tuli?



KATA - KATA INSPIRATIF HELLEN KELLER

" Jangan pernah tundukan kepalamu, selalu tegakkan. Lihat dunia dengan matamu."

"Dunia memang penuh penderitaan. tetapi juga penuh jalan keluar."

Senin, 18 Maret 2019

DERET TRIBOLISTRIK

Jika kita menggosok- gosokkan penggaris pada rambut kita, maka setelah digosok-gosok penggaris itu menjadi bermuatan listrik. 

Pertanyaan:

  1. Penggaris plastik yang sudah digosok- gosok itu bermuatan listrik negatif atau positif?
  2. Apakah ada benda lain yang setelah digosok-gosokkan menjadi bermuatan listrik?

Minggu, 30 Desember 2018

PESAN PERDAMAIAN DALAM LIRIK LAGU IMAGINE KARYA JOHN LENNON

Imagine there's no Heaven
It's easy if you try
No hell below us
Above us only sky
Imagine all the people
Living for today

Sabtu, 11 Agustus 2018

CONTOH TUGAS TERSTRUKTUR DAN KEGIATAN MANDIRI MATA PELAJARAN IPA (FISIKA)

Salah satu tuntutan penilaian dalam Kurikulum 2013 adalah adanya TUGAS TERSTRUKTUR dan KEGIATAN MANDIRI TIDAK TERSTRUKTUR. Sebenarnya tuntutan ini sudah ada sejak kurikulum 2006,

Menurut Permendiknas Nomor 22 Tahun 2006 Tentang Standar Isi :
  • Penugasan terstruktur adalah kegiatan pembelajaran yang berupa pendalaman materi pembelajaran oleh peserta didik yang dirancang oleh pendidik untuk mencapai standar kompetensi. Waktu penyelesaian penugasan terstruktur ditentukan oleh pendidik.
  • Kegiatan mandiri tidak terstruktur adalah kegiatan pembelajaran yang berupa pendalaman materi pembelajaran oleh peserta didik yang dirancang oleh pendidik untuk mencapai standar kompetensi. Waktu penyelesaiannya diatur sendiri oleh peserta didik.
Dalam postingan ini saya ingin berbagi pengalaman dalam memberikan kedua jenis tugas ini pada para siswa kelas VIII dan IX

TUGAS TERSTRUKTUR Mata Pelajaran Fisika kelas IX dengan materi Listrik dinamik :
Tugas ini diberikan ketika siswa sedang belajar mengenai rangkaian hambatan secara seri dan paralel. Setelah siswa mendapatkan latihan yang cukup tentang cara menghitung nilai hambatan total sebuah rangkaian, sebagai pemantapan dan tantangan, siswa diberikan tugas sebagai berikut :
Contoh Rencana / Program Tugas Terstruktur